Hukum bacaan Mad Wajib Muttasil merupakan hukum bacaan Mad Tabi’i yang bertemu dengan hamzah (ء) dalam satu kata. Maksudnya apabila dalam bacaan bertemu dengan hukum bacaan Mad Tabi’i (huruf alif (ا) terletak sesudah harakat fathah, huruf ya sukun (ي) terletak sesudah harakat kasrah, dan huruf waw mati (و) sesudah harakat dammah) setelahnya bertemu dengan hamzah berharakat maka dalam membacaannya kita harus panjang hingga empat-lima harakat (ketukan) atau sampai dengan dua setengah alif.

Berikut contoh untuk hukum bacaan ini, yaitu :
QS Al Maun ayat 6
يُرَآءُونَ

Karena terdapat Mad thabi’i (alif) bertemu hamzah berharakat dhammah

Semoga pembelajaran hari ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Belajar ngaji? di Maungaji.co.id aja

Leave a Reply

%d bloggers like this: