{"id":1468,"date":"2023-01-11T06:39:15","date_gmt":"2023-01-11T06:39:15","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.maungaji.co.id\/?p=1468"},"modified":"2023-01-11T06:39:25","modified_gmt":"2023-01-11T06:39:25","slug":"abu-bakr-mohammad-ibn-zakariya-al-razi-penemu-penyakit-cacar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.iqralabs.id\/index.php\/2023\/01\/11\/abu-bakr-mohammad-ibn-zakariya-al-razi-penemu-penyakit-cacar\/","title":{"rendered":"Abu Bakr Mohammad Ibn Zakariya al-Razi ( Penemu Penyakit Cacar)"},"content":{"rendered":"\n<p>Assalaamu&#8217;alaikum Aybun~<br>Minji kembali lagi dengan membawakan cerita yang InsyaAllah menginspirasi kita, yang membacanya. Yuk simak bareng-bareng \ud83e\udd70<\/p>\n\n\n\n<p>Abu Bakr Mohammad Ibn Zakariya al-Razi adalah salah seorang pakar sains Iran yang ahli dalam bidang Kedokteran, Filsafat, dan Alkimia. Sewaktu kecil, Ar-Razi tertarik untuk menyelami dunia tarik suara, tetapi pada akhirnya ia jatuh hati pada bidang alkimia dan sains.<\/p>\n\n\n\n<p>Ar-Razi sendiri ilmuwan yang sangat berpengaruh hingga dijuluki ilmuan serba bisa selama zaman keemasan islam dan juga karya Ar-Razi sangat mempengaruhi pendidikan kedokteran di Timur, hingga ke Barat. Salah satu kontribusi Ar-Razi di bidang ilmu kedokteran adalah, ia menjadi orang pertama yang secara klinis membedakan antara cacar dan campak.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun sayangnya, Beliau menderita Glaukoma, yaitu kerusakan pada saraf mata, yang pada akhirnya membuatnya buta. Ar-Razi meninggal dalam usia 60 tahun. Setelah kepergiannya, kontribusinya di berbagai bidang keilmuan membuat namanya semakin dikenal di Timur Tengah hingga di dunia Barat.<\/p>\n\n\n\n<p>MasyaAllah semoga kita semua menjadi Ummat Nabi Muhammad yang dapat meneladani berbagai kisah teladan orang-orang &#8216;Alim terdahulu, Aamiin<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber : https:\/\/www.kompas.com\/stori\/read\/2022\/05\/24\/150000879\/biografi-ar-razi-ilmuwan-terkemuka-penemu-penyakit-cacar?page=all <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Assalaamu&#8217;alaikum Aybun~Minji kembali lagi dengan membawakan cerita yang InsyaAllah menginspirasi kita, yang membacanya. Yuk simak bareng-bareng \ud83e\udd70 Abu Bakr Mohammad Ibn Zakariya al-Razi adalah salah seorang pakar sains Iran yang ahli dalam bidang Kedokteran, Filsafat, dan Alkimia. Sewaktu kecil, Ar-Razi tertarik untuk menyelami dunia tarik suara, tetapi pada akhirnya ia jatuh hati pada bidang alkimia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[],"tags":[],"class_list":["post-1468","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry"],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.iqralabs.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1468","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.iqralabs.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.iqralabs.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.iqralabs.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.iqralabs.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1468"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/blog.iqralabs.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1468\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1470,"href":"https:\/\/blog.iqralabs.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1468\/revisions\/1470"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.iqralabs.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1468"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.iqralabs.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1468"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.iqralabs.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1468"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}